Rabu, 22 September 2010 18:31 WIB Internasional Share :

Negara terkaya-termiskin, di mana Indonesia?

Majalah bisnis ternama AS, Global Finance, baru saja merilis peringkat 182 negara di dunia berdasarkan tingkat produk domestik bruto (PDB) per kapita. Dari negara yang paling miskin hingga negara yang paling kaya sejagat.

Metode yang digunakan untuk menentukan kekayaan negara adalah membandingkan standar hidup penduduk satu negara secara keseluruh dengan menggunakan PDB per kapita yang didasarkan pada paritas atau keseimbangan daya beli secara internasional.

Ini mengukur standar hidup antar negara dengan menggunakan indikator biaya hidup relatif, inflasi, serta nilai tukar suatu negara yang dikonversi ke mata uang bersama (dolar internasional atau dolar AS).

Menurut majalah tersebut, posisi negara terkaya ditempati oleh Qatar, negara Arab dari kawasan Timur Tengah. Negara produsen dan eksportir gas terbesar di dunia ini memiliki PDB per kapita sebesar US$90.149 atau Rp811 juta per tahun pada 2010.

Selain Qatar, negara paling kaya lainnya, di antaranya adalah Luxemburg, Norwegia, Singapura, Brunei, Amerika Serikat dan Hong Kong.

Sedangkan, posisi negara paling miskin dipegang oleh Republik Kongo. Negara yang terletak di sub sahara Afrika ini memiliki PDB per kapita hanya sebesar US$342 atau Rp3 juta per tahun. Kongo menempati posisi terburuk di antara deretan negara miskin yang kebanyakan berasal dari benua Afrika.

Lantas, dimana posisi Indonesia?
Berdasarkan data ranking 182 negara tersebut, Indonesia berada di urutan ke 122 dengan PDB per kapita US$4.380 atau Rp39,4 juta per tahun.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber alam melimpah, mulai dari perkebunan, pertambangan, serta energi. Namun, negara ini memiliki populasi cukup besar, lebih dari 230 juta jiwa.

Berada tak jauh dari posisi Indonesia, adalah Fiji di posisi 121, Honduras (123), Irak (124) dan Mongolia (126).

Di kalangan negara dengan jumlah penduduk terbanyak, Indonesia berada jauh dari Amerika Serikat yang menempati posisi nomor enam besar dunia dengan PDB per kapita US$47,7 ribu atau Rp429 juta per tahun dengan jumlah penduduk 308 juta jiwa. Amerika Serikat dikenal sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia dengan total PDB US$14 triliun.

RI juga kalah dari China yang menempati posisi nomor 96 dunia. China memiliki jumlah penduduk enam kali lipat dari Indonesia, yakni 1,33 miliar jiwa. Tingkat PDB per kapita China sebesar US$7.240 atau Rp65 juta per tahun. Total PDB China belakangan terus melaju, bahkan sudah mengalahkan Jerman di posisi ketiga dan Jepang di posisi kedua dunia. Pada akhir 2008, PDB China mencapai US$4.326 miliar. China dikenal sebagai negara eksportir terbesar dunia, khususnya untuk produk-produk manufaktur.

Namun, RI masih lebih tinggi dibandingkan dengan India yang menempati posisi 128. Jumlah penduduk India mencapai 1,1 miliar jiwa dengan tingkat PDB per kapita sebesar US$3.176 atau Rp28,5 juta per tahun. Total PDB India mencapai US$1.217 miliar dengan perekonomian mengandalkan industri dan jasa. Perekonomian India juga mengandalkan pasar domestik, serta ekspor.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dengan Singapura yang menempati posisi nomor lima besar dunia, Malaysia di peringkat 59 dan Thailand (90). Di kawasan ini, Indonesia lebih bagus dari Phillipina peringkat 127, Timor Leste 134, Papua Nugini (142), Kamboja (146) dan Myanmar (159).

vivanews/nad

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…