Rabu, 22 September 2010 18:06 WIB Hukum Share :

Kasus perampokan Manahan, polisi dalami anatomi crime

Solo (Espos)–Jajaran Polresta Solo mendalami anatomi crime terhadap kasus perampokan di Jalan Kacer II Manahan beberapa waktu lalu. Upaya anatomi crime dinilai menjadi poin penting guna mempelajari latar belakang pelaku perampokan.

Menurut Kasat Reskrim, Kompol Edhei Sulistyo mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana hingga saat ini pihaknya mengaku sudah mengantongi minimal tiga pelaku perampokan. Masing-masing pelaku sudah disketsa wajahnya berdasarkan keterangan korban perampokan yang disekap di lantai II.

“Sampai saat ini, kami masih sebatas mendalami anatomi crime berupa lokasi kejadian, waktu kejadian, cara para pelaku merampok, dan ciri-ciri pelaku. Dari sana, diharapkan kami memiliki identitas para pelaku minimal dari kelompok mana,” kata dia saat ditemui wartawan di kompleks Hotel Diamond Solo, Rabu (22/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, guna memudahkan identifikasi para pelaku, terdapat tiga perampok yang sudah disketsa wajah mereka. Masing-masing pelaku yang berhasil disketsa wajah, yakni pelaku yang membawa celurit, mainan Senpi, dan seorang pelaku yang berperan menjaga di pintu depan rumah.

“Sketsa wajah itu kami lakukan setelah memeriksa 7-8 saksi. Pada prinsipnya kami masih bekerja mengejar para pelaku. Semoga, dalam waktu dekat ini harapan tersebut dapat terwujud. Komitmen kami sudah jelas, yakni ingin membongkar kasus perampokan,” ulas dia.

Kawanan perampok beraksi di rumah milik Paulus Liem Hoo Djiang, 66, warga Jalan Kacer II nomor 16, RT 3/RW III, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (19/9) pukul 13.30 WIB. Dalam menjalankan aksinya, para perampok yang berjumlah sekitar 6-8 orang menyekap seisi rumah sebelum mengambil beberapa barang berharga. Berdasarkan inventarisasi di internal kepolisian, kerugian material akibat aksi perampokan tersebut ditaksir berkisar Rp 60 juta-Rp 65 juta.

pso

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…