Selasa, 21 September 2010 16:24 WIB Sport Share :

Terkendala dana, Persipur bertahan di Divisi I

Grobogan (Espos)–Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH selaku Ketua Umum Persipur Purwodadi mengakui bahwa terbatasnya anggaran menyebabkan Persipur Purwodadi terpaksa harus tetap bertahan di Divisi I dalam musim kompetisi tahun ini.

“Kendati pendanaan terbatas, kita tidak ingin ada degradasi. Oleh karena itu saya mohon kepada seluruh pemain, pelatih dan manajemen untuk kompak bermain bagus dan tetap bertahan di Divisi I,” ujar Bambang Pudjiono saat mengukuhkan Tim Persipur Purwodadi dan manajemen tim di RM Noroyono, Senin malam (20/9).

Acara pengukuhan dihadiri Kepala Disporabudpar Heri Rusdjijanto, Sekretaris KONI Ir HM Sumarsono, Ketua Komisi D, Muhlisin, Ketua Fraksi PKB Edy Maryono dan sejumlah pengurus PSSI.

Di bagian lain Bambang Pudjiono juga meminta agar pemain asli Purwodadi untuk benar-benar punya jiwa kedaerahan yang kuat dan bersungguh-sungguh membela Persipur Purwodadi meski honor yang diterima tidak terlalu besar.

“Demikian juga pemain luar Purwodadi, karena saat ini tengah membela Persipur maka bermainlah yang profesional membela timnya,” jelas Bambang.

Terpisah Manajer Tim Persipur Purwodadi, Ir HM Nurwibowo menyatakan, timnya bukan berarti tidak ingin berprestasi dengan naik peringkat ke Divisi Utama. Namun sekali lagi untuk berlaga di Divisi Utama butuh dana yang tidak sedikit.

“Dari kalkulasi yang kami dilakukan, butuh dana sekitar Rp 8-10 miliar untuk bisa menjalani laga di Divisi Utama. Jadi karena pertimbangan itulah kami tetap akan bermain maksimal namun bertahan di Divisi I,” papar Nurwibowo.

Dijelaskan Nurwibowo, kompetisi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika dulu bermain kandang dan tandang namun tahun ini menggunakan sistem home tournament. Jadi setiap tim akan bermain di satu lokasi yang ditunjuk Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI).

Kompetisi tahun ini, lanjut Nurwibowo,  Persipur berada di Grup VII bersama Madiun Putra FC, Persekaba Blora, Persipon Pontianak dan Persekam Pamekasan. BLAI menunjuk Madiun Putra FC sebagai tuan rumah home tournament.

“Saya mohon doa restu dan dukungan masyarakat Purwodadi juga supporter Laskar Petir dan Spink agar Persipur meraih yang terbaik selama kompetisi yang akan dimulai 26 September mendatang,” tegas Nurwibowo didampingi Sekretaris Agus Sukowati.

rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…