Selasa, 21 September 2010 11:49 WIB News Share :

Seorang nenek diduga jadi korban pembunuhan

Semarang–Seorang nenek yang diketahui bernama Sumirah, 62, ditemukan tewas di lahan kosong milik PT Angkasa Pura I di tepi Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang, Selasa (21/9) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban yang mengenakan kaos lengan panjang krem, daster cokelat, dan celana pendek ungu, serta memakai penutup kepala diduga tewas akibat dibunuh karena terdapat luka seperti bekas hantaman benda tumpul pada bagian pelipis sebelah kiri yang terlihat mengeluarkan darah.

Menurut keterangan saksi yang menemukan pertama kali, Siswoyo, 42, penemuan mayat nenek tersebut berawal dari kecurigaannya yang melihat seorang laki-laki di lahan kosong saat dirinya hendak pergi memanen sayuran jenis kangkung.

“Saat akan pergi memanen kangkung pada pagi hari, saya melihat seorang laki-laki yang mencurigakan di sekitar lahan kosong yang keadaannya cukup gelap,” katanya.

Saksi lalu melaporkan kecurigaannya tersebut ke petugas yang berjaga di pos polisi lalu lintas tidak jauh dari lahan kosong. Bersama dengan seorang polisi, saksi memeriksa di sekitar lokasi dirinya melihat laki-laki yang mencurigakan tersebut dan tidak lama kemudian menemukan sesosok mayat nenek.

Saksi juga mengaku sempat melihat sebuah mobil berhenti di depan pintu masuk lahan kosong dan tidak lama kemudian melaju ke arah utara.

Anggota Kepolisian Sektor Semarang Barat dan Kepolisian Resor Kota Besar Semarang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi penemuan mayat untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan sebuah dompet milik korban yang di dalamnya terdapat dua kartu identitas yang salah satunya cocok dengan foto korban.

Berdasarkan kartu identitas tersebut, korban diketahui beralamat di Jalan Mangkang Wetan RT 03, RW 04, Kelurahan Karanggayam, Kecamatan Tugu, Semarang Barat. Selain menemukan dompet berisi kartu identitas, polisi juga menemukan satu botol kecil minyak kayu putih di dekat mayat korban.

Wakil Kapolsek Semarang Barat AKP Pranandya Subiyakto yang berada di TKP mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan mayat nenek yang diduga sebagai korban pembunuhan tersebut.

“Kami saat ini masih menyelidiki kasus ini untuk memastikan apakah mayat yang ditemukan merupakan korban pembunuhan atau tidak dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan olah TKP,” ujar Pranandya Subiyakto.

ant/rif

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…