Selasa, 21 September 2010 11:00 WIB Ekonomi Share :

Rupiah Selasa pagi dekati Rp 8.950

Jakarta–Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi, (21/9), naik mendekati batas psikologis Rp 8.950 karena pelaku pasar kembali membeli rupiah dalam jumlah yang cukup besar.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 22 poin menjadi Rp 8.958-Rp 8.968 dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 8.980-Rp 8.990.

Equiety Chief PT First Asia Capital, Irfan Kurniawan, di Jakarta, mengatakan bahwa kenaikan rupiah itu dipicu oleh membaiknya bursa Wall Street dan melemahnya dolar AS di pasar regional.

“Membaiknya bursa Wall Street mendorong bursa Tokyo dan Hong Kong menguat,” katanya.

Rupiah naik, lanjut dia, juga dipicu oleh melemahnya dolar AS di pasar regional karena pelaku pasar mengantisipasi Bank sentral AS (The Fed) yang akan mengadakan pertemuan pada Selasa ini.

Penjualan dolar AS oleh pelaku asing menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memperlihatkan sinyal bahwa The Fed sedang bersiap untuk memperluas pengeluaran, katanya.

Dolar AS turun menjadi 85,70 yen dari sebelumnya 85,90 yen, terhadap Swiss franc menjadi 1,0050 franc Swiss dari 1,0154.

“Kami prediksi rupiah akan kembali menguat pada siang nanti, karena sentimen pasar makin positif,” ucapnya.

Menurut dia, rupiah apabila tidak ada hambatan akan dapat menyentuh level Rp8.950 per dolar AS pada siang nanti.

“Kami memperkirakan rupiah akan dapat menyentuh level Rp8.950 per dolar, karena aksi beli pelaku pasar terus terjadi,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…