Senin, 20 September 2010 08:49 WIB News Share :

SBY belum teken nama calon Kapolri

Jakarta–Kendati sudah mengantongi nama calon Kapolri yang akan menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menandatangai surat resmi yang akan dikirim ke DPR. Presiden sejauh ini masih menerima masukan dari publik. Nama calon Kapolri pun masih bisa berubah.

“Saat ini Presiden belum tanda tangan,” ujar Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha saat dihubungi, Senin (20/9).

Julian menjelaskan secepatnya SBY akan menyerahkan nama calon Kapolri ke DPR. “Bisa hari ini bisa besok, atau pun akhir pekan nanti. Tapi diupayakan secepatnya,” ujar Julian.

Presiden, menurut Julian, tetap memperhatikan isu-isu terkini dan mendengarkan keinginan publik sehingga menurutnya bisa saja, nama yang saat ini berada di tangan Presiden masih bisa berubah. Nama yang diajukan pun bisa hanya satu nama, bisa juga lebih.

“Bisa tunggal, bisa juga lebih dari satu,” jawab Julian.

Dua nama calon Kapolri yang beredar hangat belakangan ini adalah Komjen Nanan Soekarna dan Irjen Imam Sudjarwo yang pagi ini akan naik pangkat menjadi Komjen.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…