Senin, 20 September 2010 15:20 WIB Hukum Share :

Perampokan CIMB Niaga, polisi curigai oknum

Jakarta–Senjata AK-47 adalah senjata api yang biasa digunakan TNI/Polri. Kepolisian mencurigai dan menyelidiki keterlibatan oknum aparat dalam perampokan CIMB Niaga menyusul temuan senjata itu oleh Densus di Belawan.

“Kita teliti dulu memang awalnya kita mencurigai apakah ada oknum. Ini masih kita teliti,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/9).

Iskandar mengatakan senjata AK-47 buatan pabrik asli biasa dipakai TNI/Polri, namun bisa pula hasil perdagangan ilegal. “Masih kita kembangkan,” ujarnya.

Bukti yang sudah disita polisi di Belawan yakni senjata AK-47, pistol jenis FN, dan setengah kotak TNT untuk bahan peledak. Sebelumnya polisi disebut menangkap tujuh orang. Dua orang ditangkap di Tanjung Balai dalam keadaan tewas, tiga ditangkap di Belawan, dua masih hidup dan satu tewas. Densus juga menangkap dua orang di warnet Marelan dan beberapa orang di lampung.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…