Senin, 20 September 2010 23:56 WIB Solo Share :

Komisi IV
Tak ada anggaran Posyandu untuk tahun ini

Solo  (Espos)–Komisi IV DPRD Solo menegaskan tidak ada tambahan dana untuk Posyandu anak Balita pada tahun ini lantaran keterbatasan anggaran yang tersisa dalam perubahan.

Namun demikian menanggapi permintaan Forum Komunikasi Kader Posyandu (FKKP) mengenai dana tambahan, menurut komisi IV masih bisa dilakukan pada tahun berikutnya. Mekanismenya, FKKP diminta mengirim surat permohonan atau proposal resmi kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) sebagai pihak pengelola anggaran.

Ketua Komisi IV, Zaenal Arifin mengungkapkan permintaan FKKP mengenai tambahan dana operasional Posyandu amat wajar. Pasalnya, meski para kader meminta penambahan dana, mereka tetap berkomitmen menutup kebutuhan yang ada dengan dana swadaya.

“Kami dari komisi IV bisa memahami permintaan tambahan dana yang diajukan FKKP karena selama tiga tahun ini anggaran Posyandu anak Balita senilai Rp 1,8 juta/tahun tidak pernah mengalami perubahan. Bahkan menurut kami apabila nanti sudah ada surat pengajuan atau besaran dana yang diminta sudah jelas, akan kami masukkan sebagai agenda prioritas,” jelasnya ketika dijumpai Espos, Senin (20/9).

Pada prinsipnya, Zaenal menuturkan DPRD menyetujui usulan penambahan anggaran untuk Posyandu asal tujuannya maupun jenis kegiatannya jelas. Namun demikian untuk merealisasikan permintaan para kader tersebut melalui anggaran perubahan pada tahun ini sangat sulit atau bisa dikatakan tidak mungkin lantaran dana yang tersisa sangat minim.

Oleh sebab itu, Zaenal menyarankan FKKP mengajukan permohonan tambahan anggaran pada tahun depan. “Untuk tambahan dana kami sarankan FKKP mengirim surat permohonan kepada DKK. Dalam proposal untuk DKK itu hendaknya FKKP mencantumkan secara jelas berapa anggaran yang diminta kemudian akan digunakan untuk apa saja. Kalau angka maupun jenis kegiatannya jelas, barulah kami bisa menyetujuinya,” terang dia.

Apabila nantinya proposal sudah dikirim FKKP kepada DKK, Zaenal menuturkan pihaknya akan meminta penjelasan dari dinas terkait. “Nanti kalau proposal sudah dikirim kami akan bertanya kepada DKK tentang pengajuan permohonan itu. Sedapat mungkin permintaan dari para kader Posyandu yang tergabung dalam FKKP akan kami tindaklanjuti dan kami jadikan prioritas dalam pembahasan nanti,” ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi IV, Nindita Wisnu Broto. Dia mengatakan, DPRD bisa membantu memperjuangkan tambahan anggaran untuk Posyandu anak Balita namun baru pada tahun depan atau 2011.

“Untuk tahun ini sementara kami tidak bisa menambahkan anggaran tambahan Posyandu. Tapi kalau tahun depan masih memungkinkan. Seperti yang dikatakan ketua komisi IV, FKKP sebaiknya mengajukan penambahan dana kepada DKK yang mencantumkan besaran dana maupun jenis kegiatan secara jelas,” ujar dia.

aps

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…