Minggu, 19 September 2010 16:53 WIB Sport Share :

Selalu jadi yang spesial untuk Fergie

Manchester –– Rival Manchester United di Liga Inggris memang bukan Liverpool saja. Namun bagi Sir Alex Ferguson laga melawan Merseyside Reds itu selalu dianggapnya sebagai yang paling spesial.

Meski Liverpool dalam dekade terakhir sulit berjaya di kompetisi domestik, namun sejarah panjang sudah menyajikan jika The Reds dan MU selalu bertarung sengit untuk membuktikan siapa yang terbaik di antara mereka.

Parameternya mudahnya adalah mereka klub Inggris terbaik dengan total 58 gelar dari seluruh turnamen yang diikuti.

Old Trafford, Minggu (19/9) malam WIB ini akan kembali menyajikan duel ke-155 kedua klub tersebut. Meski melihat posisi klasemen saat ini, MU lebih baik dengan berdiri di posisi ketiga serta Liverpool terpuruk di posisi ke-16, namun bagi Fergie laga ini tetaplah yang paling ditunggunya setiap musim.

“Saya selalu bilang setiap saat ketika duel ini tiba. Ini dia yang saya tunggu-tunggu dan saya tidak meragukannya,” sahut Fergie seperti dilansir AFP.

“Sejarah selalu ada di laga ini. Saya tidak harus selalu melihat sejarah itu. Bahkan dalam sisi industri, selalu ada persaingan antara Liverpool dan Manchester sejak jalur kapal Manchseter dibuka. Jadi Liverpool dan Manchester akan selalu bersaing,” sambungnya.

Jadi seperti apa hasil “laga spesial” ini? Kita tunggu saja hingga wasit Howard Webb meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Namun sebagai gambaran bagaimana skor akhirnya, dari polling yang diadakan detiksport, hingga pukul 14.30 atau lima jam sebelum kickoff, mayoritas pembaca memilih The Red Devils keluar sebagai pemenangan dengan persentase 50,13 persen atau sekitar 1333 pembaca.

Yang memilih ‘Si Merah’ sebagai pemenang adalah 42,95 persen atau 1142 pembaca. Untuk laga ini berakhir imbang hanya 6,88 persen atau sekitar 183 pembaca.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…