Minggu, 19 September 2010 16:37 WIB News Share :

Jakarta Utara terancam tenggelam

Jakarta–Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta memprediksi Jakarta Utara akan tenggelam 20 tahun mendatang. Salah satu indikasi adalah ambrolnya Jl RE Martadinata sepanjang 103 meter dan kedalaman tujuh meter, belum lama ini.

“Yang tenggelam termasuk rumah-rumah. Sebab di daerah itu 40% berada di bawah permukaan laut. Banyaknya genangan dan banjir semakin menambah kemungkinan itu,” ujar Direktur Walhi DKI Jakarta Ubaidillah, Minggu (19/9).

Ubaidillah mengatakan ancaman amblesnya Jakarta Utara karena kenaikan muka air laut dan penurunan muka air tanah. Selain hujan yang mengakibatkan genangan air dalam jangkauan luas, ada kiriman air dari arah selatan Jakarta.

“Karena luapan pasang air laut, tanpa hujan pun sudah tergenang,” sambungnya.

Terkait eksploitasi air tanah yang berdampak turunnya muka air tanah, hal itu perlu mendapat perhatian. Menurut Ubai, jika masyarakat biasa menggunakan air tanah, itu bisa ditolerir, sebab Jakarta yang terlayani PAM baru sekitar 54%.

“Nah, selebihnya mereka menggunakan air tanah. Industri kecil maupun besar juga menggunakan air tanah tapi tidak ada pengontrolan. Seharusnya yang begitu dikontrol agar tidak memperparah penurunan muka air tanah,” tambah Ubai.

dtc/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…