Minggu, 19 September 2010 15:58 WIB Wonogiri Share :

Golkar siap dukung pemerintahan Danar-Yuli

Wonogiri (Espos) Kendati calonnya kalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), Partai Golkar (PG) Wonogiri merasa legawa. Partai Golkar pun menyatakan mendukung pemerintahan baru pimpinan duet Danar Rahmanto-Yuli Handoko lima tahun mendatang.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPD PG Wonogiri, Edy Santoso saat bersilaturahmi ke rumah Danar di Kenteng RT 3/RW III, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Sabtu (18/9). Edy didampingi wakil sekretaris bidang humas, H Djoko Santoso dan disusul bendahara DPD PG Suhardono saat itu menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Danar-Yuli.

Menurut Edy, Cawabup Yuli merupakan fungsionaris DPD PG Wonogiri. “Visi misi Cabup Danar-Yuli sama dengan visi misi PG, yakni mengusung perubahan. Jadi terpilihnya Danar-Yuli kami harapkan mampu mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di Wonogiri. Golkar siap berkoalisi dan mendukung pemerintahan baru Wonogiri,” ujar Edy.

Mantan Wakil Ketua Komisi A DPRD itu menyatakan koalisi akan dibangun baik di pemerintahan maupun legislatif. “Reformasi birokrasi mutlak dilakukan, supaya tatanan birokrasi kembali pada koridor birokrasi. Kami (PG) sangat tertarik dengan pemerintahan baru Wonogiri ini dan mendukung.”

Menanggapi keinginan itu, Danar didampingi tim suksesnya menyambut positif dan berterima kasih pada Ketua DPD PG Wonogiri. “Grand strategi perubahan segera kami susun seusai penetapan KPU. Koalisi tidak berarti terjadi pengkaplingan pemerintahan ataupun segmentasi pemerintahan. Semua kepentingan terakomodasi dan penempatan birokrat didasarkan pada profesionalisme dan akungtabilitas lahir dan batin.”

tus

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…