Sabtu, 18 September 2010 23:51 WIB Sukoharjo Share :

Pesta Miras oplosan, 2 warga Weru meninggal dunia

Sukoharjo (Espos)--Kedahsyatan minuman keras (Miras) oplosan kembali memakan korban. Dilaporkan tiga orang meninggal dunia setelah mengikuti pesta Miras di Dukuh Pelem, Desa Pundung Sari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, DIY, Kamis (16/9).

Dua korban di antaranya merupakan warga Kecamatan Weru, Sukoharjo. Mereka adalah Supriyanto alias Kasut, 37, warga Pulerejo RT 03/RW VIII, Desa Krajan dan Agus Salim, 35, warga Desa Karanganyar RT 03/RW VI, Kecamatan Weru. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (18/9) pagi.

Sedangkan satu korban lagi, Kartiman, 40, warga Dukuh Pelem, Desa Pundung Sari,  Kecamatan Semin, Gunung Kidul, DIY meninggal dunia sesaat setelah pesta Miras pada Jumat. Selain menewaskan tiga orang, pesta Miras oplosan itu menyebabkan satu korban bernama Mardi, 45, warga Dukuh Pelem, Desa Pundung Sari, Kecamatan Semin, Gunung Kidul kondisinya kritis. Sampai Sabtu siang, Mardi masih dirawat di ruang gawat darurat RS PKU Muhammadiyah, Cawas, Klaten.

“Dua korban pesta Miras itu, merupakan warga Sukoharjo. Tempat kejadian perkara berada di Dukuh Pelem, Desa Pundung Sari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, perbatasan dengan Weru, Sukoharjo,” jelas Kapolres Sukoharjo, AKBP Suharyono melalui Kapolsek Weru, AKP Joko Wasono. Dia menjelaskan, karena tempat kejadian perkara berada di wilayah Semin,Gunung Kidul, maka Polsek Weru berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, keempat pria tersebut meminum Miras berjenis vodka yang dicampur dengan obat pembasmi serangga. Kartiman cs melakukan pesta Miras oplosan itu pada Kamis malam saat acara Tayuban bersih desa di Desa Pundung Sari, Semin, Gunung Kidul.

Kepala Desa Krajan, Sutejo mengatakan korban Supriyanto alias Kasut pada Jumat sore sempat memeriksakan diri ke dokter desa, Jumat petang. Tapi kondisinya masih memburuk, dia mengalami kejang-kejang pada Sabtu dini hari. Kemudian Kasut dibawa ke Puskesmas Weru Sabtu dini hari.

“Puskesmas sudah tidak menerima lagi karena kondisinya buruk, dia langsung dirujuk ke DR Oen Solobaru. Dan Sabtu sekitar pukul 09.30 WIB, dia dinyatakan meninggal dunia dan dibawa pulang ke rumah sekitar pukul 13.00,” terang Sutejo.

Menurut rencana, lanjut Sutejo, Supriyanto alias Kasut akan dimakamkan di tempat permakaman umum Desa Krajan, Minggu (19/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

hkt

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…