Sabtu, 18 September 2010 21:27 WIB Sragen Share :

Pengangguran di Sragen capai 3.400 orang

Sragen (Espos)--Jumlah pengangguran terbuka di Bumi Sukowati mencapai 3.400 orang yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sragen. Jumlah pengangguran tersebut didominasi lulusan sekolah menengah atas (SMA).

Penegasan itu disampaikan Kepala Disnakertrans Sragen, Arief Zaenal, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (17/9). Data pengangguran itu, kata dia, didasarkan pada hasil pendataan jumlah pencari kerja akhir Desember 2009. Dia memprediksi pengangguran tidak mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun ini.

“Kami belum bisa memberikan angka riil jumlah pengangguran hingga pertengahan 2010. Akumulasi data pengangguran baru diketahui pada setiap akhir tahun. Kendati demikian kami memberikan pelatihan dan diklat kerja kepada para pencari kerja. Selain melalui sarana latihan kerja di Sragen Technopark, Disnakertrans juga menyediakan pelatihan dari bantuan Kementerian Tenaga Kerja,” tandas Arief.

Bantuan Kementerian Tenaga Kerja itu, terangnya, bukan berupa dana segar, melainkan dalam bentuk kegiatan latihan kerja. Dengan bantuan itu, sambung dia, para calon tenaga kerja diberikan pelatihan secara gratis dan disalurkan ke sejumlah perusahaan yang membutuhkan. Arief menyontohkan program pelatihan bengkel otomotif dan las di Sragen Technopark yang memiliki great IV. Banyak perusahan swasta di luar Sragen yang memesan tenaga ahli otomotif dan las dari Sragen Technopark.


trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…