Sabtu, 18 September 2010 20:13 WIB Sport Share :

Mosley masih lapar kemenangan

Los Angeles (Espos)--“Sugar” Shane Mosley tak bisa tidur nyenyak dalam beberapa pekan setelah kalah dari Floyd Mayweather, empat bulan lalu. Mosley tidak mengalahkan diri sendiri, namun kini mencari seseorang untuk dikalahkannnya.

Mosley masih lapar kemenangan dan berniat menghapus kekalahan pahit dari Mayweather ketika berhadapan dengan Sergio Mora dalam duel nongelar kelas welter super di Staples Center, Los Angeles, Minggu (19/9) WIB.

“Ini bukan pikiran mengenai pembalasan. Kekalahan pertama saya dari Vernon (Forrest pada tahun 2002) sangat membunuh saya. Tidak hanya karena kekalahannya, tapi juga cara saya kalah,” ujar Mosley dilansir dari yahoosports.com, Sabtu (18/9).
“Saya pikir itu menjadi poin terendah dalam karier saya. Itu sangat mengecewakan, lebih memalukan dari apa pun. Saya tidak pernah merasa marah setelah pertarungan. Saya hanya lebih terpukul,” imbuh dia.
Petinju berjuluk Sugar Shane tersebut kembali merasakan kekecewaaan mendalam ketika dikalahkan Mayweather. Namun kali ini dia berharap kekalahan itu tak menenggelamkan kariernya.

“Saat pertarungan menghadapi Floyd, saya tidak kelelahan. Saya hanya mengalami ketegangan sedikit pada leher dan saya tidak bisa lagi memukul seperti yang saya inginkan. Namun saya bisa memastikan itu tidak akan terjadi lagi pada pertarungan ini,” cetus dia.

Namun dengan usianya yang kini telah 39 tahun dan baru bertarung tiga kali dalam 34 bulan terakhir, Mosley yang mengantongi rekor 46-6 (39 KO) diprediksi tak mampu tampil kompetitif seperti di masa kejayaannya.  Tantangan berat diyakini akan dihadapi Mosley ketika menghadapi Mora yang lebih muda 10 tahun dan berbekal rekor 21-1-1 (6 KO).
Mora yang menjadi pemenang di musim pertama <I>reality show<I> stasiun televisi NBC bertajuk The Contender, baru bertarung sekali sejak kalah dari Forrest pada September 2008. “Saya mengalami pasang surut dari pertarungan yang dibatalkan dan cedera. Namun sebagai seorang petarung itu berarti bahwa kamu harus terus bertarung,” ujar Mora.

anh

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…