Sabtu, 18 September 2010 21:11 WIB Ekonomi Share :

Lebaran dongkrak penjualan sepeda motor

Solo (Espos)–Hingga pekan kedua September, penjualan unit sepeda motor di beberapa diler kendaraan di Kota Solo cenderung stabil. Namun momen Lebaran diyakini mampu mendongkrak penjualan yang setelah hari H dinilai sepi.

Di diler Suzuki, PT Indosolo Motor Gemilang Jajar, hingga tanggal 16 September tercatat, untuk satu merek sepeda motor saja, telah terjual 654 unit, tidak jauh beda dengan penjualan dalam kurun waktu yang sama pada Agustus lalu yakni 650 unit.

Hingga akhir bulan ini, disampaikan Area Marketing Supervisor PT Indosolo Motor Gemilang, Darmawan Setyo, 1500 unit sepeda motor berbagai merek dan jenis dari Suzuki bisa terjual. Jumlah unit yang ditarget ini, sebutnya, telah bertambah 35% dari target penjualan dalam tiga bulan sebelumnya. “Indikasinya, menjelang Lebaran sampai hari H, konsumsi sepeda motor masyarakat meningkat,” akunya kepada Espos, Sabtu (18/9).

Sementara di diler Honda, gejala serupa juga terlihat. Ketika ditemui wartawan di diler, Area Sales Manager Pratama Kurnia Kasih, Suharto, mengatakan momen Lebaran selalu menjadi peak season atau musim penjualan tertinggi sepanjang tahun. Kenaikan penjualan hingga 30% dibanding hari biasa didongkrak oleh momen ini setiap tahunnya. “Di bulan yang terdapat hari raya Lebaran, penjualan bisa mencapai 3.500 unit. Lebih 1.000 unit dibandingkan hari biasa,” paparnya.

m92

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…