Ilustrasi kuburan massal (Dok/JIBI) Ilustrasi kuburan massal (Dok/JIBI)
Sabtu, 18 September 2010 15:06 WIB Internasional Share :

'Kuburan massal' mobil antik ditemukan

Jakarta–Melihat kondisinya, kondisi hutan ini seperti bukan di dunia nyata. Karena ratusan mobil antik ditemukan tergeletak di tengah hutan Skandinavia yang berkabut bagai sebuah harta karun yang terpendam.

Seperti dilansir Autobild, Sabtu (18/9), sekitar 200 unit mobil antik ditemukan tersembunyi di tengah hutan berkabut di Skandinavia seperti sebuah dongeng. Tergeletak diam selama puluhan tahun hingga tubuhnya ditumbuhi lumut.

Kemungkinan ratusan mobil ini adalah sisa-sisa perang yang ditinggalkan para prajurit Amerika dahulu yang kemudian ditinggalkan seiring mundurnya pasukan Amerika disana. Meskipun begitu, tidak diketahui bagaimana caranya semua mobil ini bisa sampai ke tengah hutan itu.

Uniknya meskipun merupakan salah satu peninggalan perang, makam mobil di tengah hutan ini tidaklah menyiratkan sebuah peperangan.

Sebab selain kebanyakan modelnya adalah sedan, merek-merek mobil yang ada di tengah hutan ini pun ternyata datang dari berbagai negara. Mulai dari mobil-mobil Prancis, Opel dan Audi dari Jerman hingga Ford dan Buick dari Amerika bersanding tenang disana.

Namun penemuan menabjubkan ini ternyata malah menimbulkan ke khawatiran dari para pecinta mobil antik. Sebab bila ratusan mobil ini tidak menemukan tuan baru, maka kemungkinan ratusan mobil ini akan dihancurkan. Ini tentu menakutkan melihat nilai sejarah yang mereka kandung.

Karena beberapa tahun lalu kuburan massal mobil antik yang terkenal dengan sebutan Historischer Autofriedhof Gurbetal juga pernah ditemukan di Swiss, saat itu petugas berwenang langsung memindahkan mobil-mobil antik itu dan apa yang tidak bisa dijual segera mereka hancurkan.

dtc/tiw

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…