Sabtu, 18 September 2010 14:47 WIB News Share :

Kontras minta pembunuh wartawan Sriwijaya Post diseret ke meja hijau

Jakarta–Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) prihatin dengan kematian wartawan Sriwijaya Post, Arsep Pajario, yang diduga dibunuh dengan cara diracun. Polisi didesak menangkap pelaku dan menyeretnya ke meja hijau.

“Pihak kepolisian agar segera mengajukan pelaku ke meja hijau,” kata Ketua Badan Pengurus Kontras, Usman Hamid, usai acara diskusi di Jakarta, Sabtu (18/9).

Usman mengingatkan, kematian jurnalis dengan cara yang tidak wajar bukan kali ini saja terjadi. Belum lagi adanya ancaman dan intimidasi yang kerap diterima para pewarta. “Mungkin ini PR (pekerjaan rumah-red) bagi Kapolri baru nantinya. Wartawan juga selama menjadi mitra polisi,” kata Usman.

Ke depan, Usman berharap, kematian tak wajar terhadap wartawan tidak terjadi lagi. “Kejadian seperti yang menimpa wartawan Sriwijaya Post ini tidak boleh terjadi dan tidak ada toleransi,” tegas aktivis muda ini.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…