Sabtu, 18 September 2010 10:39 WIB Sport Share :

Alonso bantah dianakemaskan

Madrid–Fernando Alonso menjadi satu-satunya pembalap Ferrari yang secara matematis masih bisa jadi juara dunia. Meski begitu, Alonso membantah kalau ia diperlakukan istimewa.

Di klasemen pembalap, saat ini Alonso duduk di peringkat tiga dengan 166 angka; tertinggal 21 poin dari Mark Webber (Red Bull) dan 16 dari Lewis Hamilton (McLaren), dua pembalap teratas.

Namun Alonso diuntungkan oleh situasi di mana ia menjadi satu-satunya harapan tersisa Ferrari. Sedangkan Webber masih punya ‘musuh dalam selimut’ bernama Sebastian Vettel dan Hamilton dibayangi Jenson Button.

Musim ini tinggal menyisakan lima balapan lagi. Benarkah Alonso diuntungkan karena Ferrari, dan rekan setimnya Felipe Massa, akan bekerja total buatnya? Tidak tentu juga.

“Semua tim akan memberikan 100 persen buat kedua pembalapnya demi kebaikan seluruh tim,” kilah Alonso kepada Marca seperti dikutip Auto123 dan diberitakan detikSport, Sabtu (18/9).

Ferrari dikenal sebagai tim yang tak gamang memakai team order demi memuluskan tujuannya, seperti yang mereka perlihatkan di GP Jerman. Tapi bila Massa menyokongnya, Alonso yakin kalau para pembalap di tim lain juga akan melakukan hal yang sama.

“Felipe Massa juga akan memberikan semuanya dan itu sama saja dengan yang terjadi di McLaren dan Red Bull,” demikian Alonso.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…