Sabtu, 18 September 2010 20:32 WIB Solo Share :

“Turunnya jumlah calon haji karena syarat KTP diperketat”

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengakui turunnya jumlah calon jamaah haji asal Kota Solo yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun 2010 ini, salah satunya karena faktor pengajuan permohonan kartu tanda penduduk (KTP) yang diperketat persyaratannya.

Sebagaimana diketahui, jumlah calon haji asal Solo tahun ini hanya 677 orang. Jumlah itu turun sekitar 50% dibanding jumlah calon haji tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 1.200 orang. “Ya, memang ada penurunan jumlahnya (jumlah calon haji-red). Hal itu salah satunya disebabkan Pemkot telah memperketat persyaratan KTP bagi calon haji, yang harus asli warga Solo,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharto, ketika ditemui wartawan seusai membuka acara Manasik Haji di Balaikota setempat, Sabtu (18/9).

Hal senada dikemukakan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Sunarno. Diakuinya, dengan diperketatnya persyaratan pembuatan KTP, cukup berdampak pada turunnya jumlah calon haji tersebut. “Ya, tahun ini hanya 677 orang. Jumlah tersebut jauh di bawah jumlah calon haji tahun lalu yang mencapai 1.200 orang,” imbuh dia.

Pengetatan persyaratan pengajuan KTP, dikatakan Sekda, dilatarbelakangi persoalan munculnya sejumlah calon haji luar Solo dengan KTP asli tapi palsu (Aspal) yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Menurut Sekda, kasus penggunaan KTP Solo oleh ratusan calon haji dari luar provinsi merupakan permasalahan yang cukup serius.

Dijelaskan Sekda, langkah tegas itu diambil karena munculnya pengguna KTP Solo yang bukan penduduk asli Solo juga berimplikasi pada permasalahan yang lebih luas. Seperti, misalnya untuk kesehatan. “Pemkot kan punya beberapa program untuk masyarakat, termasuk pelayanan kepada para calon haji sepulang dari Tanah Suci akan mendapatkan perawatan kesehatan melalui layanan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Solo (PKMS),” katanya.

Meskipun demikian, Sekda menyatakan, Pemkot Solo dalam hal ini tidak serta merta menolak mutasi warga dari luar Solo. “Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dulu sebelum mereka mengajukan permohonan untuk membuat KTP,” pungkasnya.

sry

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…