Jumat, 17 September 2010 15:40 WIB News Share :

Tiga Hakim Agung MA siap uji PK kasus Bibit-Chandra

Jakarta–Berkas permohonan upaya hukum luar biasa peninjauan kembali (PK) kasus Bibit-Chandra sudah diterima oleh Mahkamah Agung (MA). Berkas tersebut sudah diterima sejak sepekan lalu, dan saat ini sedang dipelajari.

“Sudah sampai dan sedang dipelajari, baru seminggu sih. Majelisnya juga sudah kita tunjuk 3 orang,” ujar Ketua MA Harifin A Tumpa kepada wartawan di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (17/9).

Hakim majelis diketuai oleh Imron Anwari, dua anggotanya yakni Komariyah E Sapardjaja dan Mugi Harjo. Di tangan ketiganya inilah PK kasus Bibit-Chandra akan ditentukan. Harifin sendiri enggan memberi komentar terkait PK tersebut. “Itu biar nanti majelis yang menentukan,” tutupnya.

Kasus Bibit-Chandra memasuki babak baru saat Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan mengajukan PK karena bandingnya terkait Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) kasus Bibit dan Chandra ditolak PT DKI Jakarta. Namun PK tersebut sempat molor, karena hampir tiga bulan MA belum menerima memori PK yang diajukan Kejagung.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…