Jumat, 17 September 2010 20:48 WIB Boyolali Share :

Oven tembakau terbakar, kerugian Rp 26 juta

Boyolali (Espos)–Sebuah oven tembakau milik Sugiarto, 46, warga Dukuh/Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Kamis (16/9) terbakar. Diduga, kebakaran itu dipicu karena adanya daun tembakau yang jatuh dan terbakar saat proses pengasapan.

Informasi dihimpun Espos, Jumat (17/9) menyebutkan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, saksi Hari Hananto, 34, warga setempat, melihat ada asap pekat di oven tembakau. Saksi kemudian meminta masyarakat sekitar dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Muspika yang memperoleh informasi langsung terjun ke lokasi kejadian. Akibat peristiwa itu, tembakau 5,5 ton seharga Rp 16 juta ludes terbakar. Selain itu, bangunan oven tembakau juga terbakar.

fid

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…