Jumat, 17 September 2010 17:15 WIB Ekonomi Share :

Kunjungan wisatawan Malaysia turun drastis

Solo–Obyek wisata dan jasa perhotelan di Solo mulai merasakan dampak travel advisory dari Malaysia. Kunjungan wisatawan asal Malaysia turun drastis.

Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Bambang Gunadi, menyebutkan hubungan politik antara Indonesia dan Malaysia memang sangat mempengaruhi iklim dunia kepariwisataan setempat.

“Jelas berpengaruh terhadap dunia wisata. Sekarang pun ada penurunan angka kunjungan wisatawan Malaysia ke Solo,” tutur Bambang di Solo, Jumat (`17/9).

Dia mencontohkan di Hotel Indah Palace saja selama satu bulan terakhir tamu dari negeri Jiran hanya ada saat Lebaran. Padahal sebelumnya setiap pekan selalu ada. Hal itu, kata dia, menunjukkan dampak imbauan Malaysia agar tidak berkunjung ke Indonesia mulai terlihat.

Sekretaris Komite Radya Pustaka, Joko Darjata, menyatakan hal senada. Saat Lebaran hampir bisa dipastikan ada kunjungan wisatawan Malaysia. Bahkan tak hanya dibawa <I>travel agent<I>, ada rombongan dengan kendaraan pribadi.

“TetapiLebaran ini belum ada. Terakhir wisatawan dari Malaysia datang saat  Bulan Puasa. Itu pun hanya dua, rombongan keluarga,” tutur Joko ditemui di Radya Pustaka, Jumat (17/9).

haw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…