Jumat, 17 September 2010 10:16 WIB Tekno Share :

Awas ada bintang pemakan planet

Jakarta— Bintang kanibal yang melahap bintang kecil atau planet raksasa berhasil ditemukan astronom. Bintang ini berevolusi lebih dari matahari.

Bintang yang dikenal dengan nama BP Piscium itu berada di 1000 tahun cahaya dari bumi dan dikelilingi oleh piringan debu gas.

Keberadaannya terlihat dari Chandra X-ray Observatory, NASA. Penemuan itu memungkinkan astronom memiliki pemahaman baru bagaimana interaksi bintang dan planet saat bertambah usia.

Para astronom menilai bahwa BP Psc adalah bintang tua yang berada dalam fase yang disebut raksasa merah. Beberapa bintang kecil atau planet terdekat telah hancur.

Saat bintang seperti matahari mulai menjalankan energi nuklir, bintang ini akan memperluas lapisan luar mereka. Matahari, misalnya, akan membengkak sehingga menjangkau dan menelan bumi, apabila berada dalam fase yang bintang raksasa merah.

“Tampaknya BP Psc adalah jenis bintang pemakan galaksi atau pemakan planet. Tampaknya objek galaksi tidak ramah satu sama lain,” kata ilmuwan Rochester Institute of Technology Joel Kastner seperti dikutip inilah.com, Jumat (17/9).

Kenyataannya, BP Psc tidak berada di dekat bintang yang masih berbentuk awan ataupun bintang muda sehingga sulit mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Meskipun begitu, BP Psc miliki atmosfer yang sedikit mengandung litium seperti kebanyakan bintang tua lainnya.

Planet di dekat BP Psc akan hancur saat objek itu menjadi bintang raksasa. Namun, peneliti percaya bahwa putaran kedua pembentukan planet ini akan terjadi dalam waktu lama.

“Data BP Psc menunjukkan bahwa bintang seperti matahari dapat hidup tenang selama miliaran tahun,” kata David Rodriguez dari Universitu of California, Los Angeles.

“Namun, saat berevolusi, bintang itu akan memakan bintang atau planet di dekat mereka.”

rif

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…