Kamis, 16 September 2010 20:23 WIB News Share :

Seusai Lebaran, pendapatan sektor wisata meningkat

Karanganyar (Espos)–Usai masa lebaran, pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dari sektor pariwisata, meningkat. Peningkatan itu biasanya mencapai empat kali lipat dari hari biasa.

“Pada tahun 2010 ini, kami mentargetkan pendapatan dari pariwisata senilai Rp 1,010 miliar, sama dengan tahun 2009,” ujar Bendahara Penerima Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Karanganyar, Agus Sujianto.

Momen lebaran merupakan salah satu faktor pendongkrak peningkatan pendapatan tersebut. Namun, Disbudpar belum bisa memerinci nominal selisih pendapatan dari bulan sebelum lebaran hingga seusai lebaran.

Pasalnya, sambung Agus, ada beberapa pengelola lokasi wisata yang belum memberikan laporan pendapatannya ke Disbudpar Karanganyar. Salah satunya yakni pengelola lokasi wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu. Padahal, lokasi wisata tersebut menjadi salah satu andalah pendapatan wisata terbesar di Karanganyar.

“Mereka hingga kini baru menyetorkan Rp 99 juta. Padahal targetnya Rp 300 juta pada 2010 ini,” ujar Agus di ruang kerjanya, Kamis (16/9).

Menurut perjanjian, Pemkab seharusnya mendapatkan penghasilan sebesar 20 persen dari total pendapatan. Di Karanganyar, ada 17 lokasi wisata. Selain Grojogan Sewu, wahana wisata Sondokoro juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun internasional.

m87

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…