Kamis, 16 September 2010 18:16 WIB Sragen Share :

Pasar Gemolong ikuti lomba pasar sehat 2010

Sragen (Espos)--Pasar Gemolong mengikuti lomba pasar sehat tahun 2010 se-Jawa Tengah (Jateng). Penilaian atas lomba itu digelar Agustus silam.

Pasar Gemolong didapuk mewakili Kabupaten Sragen dalam loma tersebut lantaran dinilai baik dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan memiliki kelengkapan sarana prasarana, seperti mushala dan toilet. Lurah Pasar Gemolong, Joko Supriyanto mengatakan tim penilai dari Provinsi Jateng melihat tidak hanya kebersihan dan kesehatan secara umum, namun lebih detail.

“Sampai pada, misalnya, bagaimana kondisi daging yang dijual di pasar. Kemudian, berapa kadar air daging itu dan bagaimana pula sanitasi di sekitar kios daging. Ini penting untuk memastikan barang yang dijual di pasar benar-benar dalam kondisi sehat,” urai Joko, saat ditemui Espos, di pasar setempat, Kamis (16/9).

Joko melanjutkan, hasil penilaian lomba pasar sehat se-Jateng, menurut informasi akan diumumkan bulan November mendatang. Joko sendiri mengaku tidak mentargetkan juara. Akan tetapi, dia lebih berharap agar lomba pasar sehat kali ini berimbas pada kesadaran pedagang pasar untuk lebih menjaga kondisi pasar. Sebab, para pedagang juga lah yang akan mendapat keuntungan dengan kondisi pasar yang bersih dan sehat. Di Pasar Gemolong, imbuhnya, terdapat 1.200-an orang pedagang. Seratus orang di antaranya berjualan aneka macam daging.

tsa

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…