Rabu, 15 September 2010 14:21 WIB Ekonomi Share :

Subsidi Listrik dan BBM sudah habiskan Rp 103 triliun

Jakarta –– Pemerintah sudah menghabiskan Rp 103 triliun untuk membayar subsidi listrik dan BBM hingga 7 September 2010.

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan, dari jumlah tersebut subsidi listrik mencapai Rp 30 triliun atau 55,6% dari pagu APBN-P 2010. Sedangkan subsidi BBM mencapai Rp 73 trilun atau Rp 47,9% dari pagu APBN-P 2010.

“Listrik itu subsidinya sudah Rp 30 triliun atau 55,6%,” ujar Anny saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (15/9).

Anny juga menyebutkan realisasi subsidi BBM mencapai Rp 73 triliun atau 47,9% dari pagu yang disediakan di dalam APBN-P 2010.

“Realisasi subsidi BBM, elpiji, dan BBN totalnya mencapai Rp 73 triliun atau sekitar 47,9%,” ujarnya.

Dengan begitu, Anny berharap jumlah subsidi BBM tidak akan mengalami penambahan dan tetap sesuai dengan anggaran yang telah disediakan. Secara keseluruhan, realisasi subsidi mencapai Rp 87,1 triliun atau 43,3% dari pagu APBN-P 2010.

Berdasarkan APBN-P 2010, alokasi subsidi energi mencapai Rp 143,997 triliun. Subsidi BBM Rp 88,89 triliun, sedangkan subsidi listrik Rp 55,106 triliun.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…