Rabu, 15 September 2010 20:46 WIB Solo Share :

Prediksi puncak arus balik meleset

Solo  (Espos)--Puncak arus balik yang diprediksi pada Senin (13/9) meleset. Kepala UPTD Terminal Tirtonadi, MV Djammila, mengatakan dirinya belum dapat memprediksi puncak arus balik.

“Ini memang belum puncak. Prediksi kami sebelumnya, puncak arus balik terjadi pada H+2 atau Senin (13/9). Dari data saat ini, kami belum bisa memprediksi lagi,” jelasnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu (15/9).

Dari data yang diperoleh Espos di UPTD Terminal Tirtonadi untuk H+3 atau Selasa (14/9), bus reguler yang berangkat ada 2.639 unit dengan jumlah penumpang 54.852 orang. Sedangkan jumlah bus nonreguler ada 21 unit dengan jumlah penumpang 620 orang.

Dibanding dengan data pada H+2 ada kenaikan. Jumlah bus reguler yang berangkat pada H+2 ada 2.605 unit dengan jumlah penumpang 54.420 orang. Untuk bus nonreguler yang berangkat ada 13 unit dengan jumlah penumpang 425 orang.

Sama halnya dengan data arus balik di Stasiun Purwosari. Dari data yang tercatat pada H+3 ada 1.264 orang penumpang yang berangkat ke arah barat seperti Jakarta dan Bandung dari Stasiun Purwosari. Jumlah tersebut menurun dari hari sebelumnya, dengan jumlah 1.398 orang. Jumlah kumulatif penumpang dari hari pertama Lebaran hingga H+3 ada 5.759 orang.

Menurut Kepala Stasiun Purwosari, Suwardi, data yang tercatat masih naik turun walaupun sudah ada indikasi arus balik. “Kami memrediksi puncak arus balik terjadi pada tanggal 17 hingga 19 September (Jumat-Minggu-red), karena selesainya liburan sekolah,” ungkapnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu.

Di sisi lain, pada Selasa (14/9) malam ada beberapa calon penumpang yang menginap di Stasiun Purwosari untuk mengantre tiket keberangkatan kereta pagi. Saat dimintai konfirmasi, Suwardi membenarkan hal tersebut. “Ada 15-20 orang calon penumpang yang menginap untuk mengantre tiket kereta. Tetapi mereka bukanlah penumpang yang tidak terangkut,” jelasnya.

m91

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…