Rabu, 15 September 2010 21:23 WIB News Share :

Pendapatan daerah dalam APDB-P naik 7,43 %

Sukoharjo (Espos)–Pendapatan daerah di Kabupaten Sukoharjo dalam APBD-Perubahan (APBD-P) 2010 mengalami kenaikan senilai Rp 54,5 miliar.

Dalam nota penjelasan Bupati Sukohoharjo terhadap APBD-P 2010, menjelaskan kenaikan itu terjadi dari Rp 679,2 miliar menjadi Rp 733,7 miliar. Jika diprosentasikan, kenaikan pendapatan daerah yang tertera pada APBD-P tersebut mencapai 7,43 %.

Kenaikan pendapatan daerah tersebut antara lain berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, dan lain-lain. Dan nilai masing-masing dari sumber dana itu besarannya berbeda-beda.

“Untuk tambahan pendapatan daerah dari PAD senilai Rp 2,6 miliar,” ujar Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya saat pembacaan nota penjelasan APBD-P dalam Sidang Paripurna DPRD Sukoharjo di Gedung DPRD Sukoharjo, Rabu (15/9).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada PAD itu antara lain disokong Pajak Daerah yang mencapai Rp 642,5 juta. Sedangkan sokongan dari dana retribusi mencapai Rp 1,86 miliar.

Sementara itu, Belanja Daerah Sukoharjo nilainya mencapai Rp 781,4 miliar. Setelah perubahan menjadi Rp 853,7 miliar sehingga terjadi kenaikan Rp72,2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk Belanja Tidak Langsung Rp 29,5 miliar dan Belanja Langsung Rp42,6 miliar. Penambahan alokasi Belanja Tidak Langsung Rp 29,5 miliar dan  penambahan Belanja Langsung Rp 42,6 miliar.

Ketua DPRD Sukoharjo, Dwi Jatmoko saat dijumpai wartawan mengatakan, usai pembacaan nota penjelasan bupati itu, rapat paripurna akan dilanjutkan dengan padangan umum fraksi, dilanjutkan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi. Setelah itu, APBD-P 2010 akan dibahas Badan Anggaran. Sedangkan untuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sendiri tinggal menyediakan kurang dari Rp 3 miliar atau hanya Rp 2.478.701.744.

“Mau tidak mau, APBD-P harus dibahas. Mana saja yang akan dialokasikan. Untuk penetapan APBD-P kali ini tidak perlu bertele-tele. Karena yang dibahas, kurang dari Rp 3 miliar,” tandas Dwi Jatmoko.

hkt

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…