Rabu, 15 September 2010 17:16 WIB News Share :

Komisi III
Proyek di Salatiga sarat kepentingan

Salatiga (Espos)--Komisi III DPRD Kota Salatiga mensinyalir pelaksanaan lelang sejumlah proyek di Kota Salatiga kental dengan nuansa kepentingan kelompok tertentu. Dampaknya, sejumlah pejabat pengguna anggaran cenderung mengikuti kepentingan kelompok tertentu karena enggan mengambil risiko dengan jabatannya.

Ketua Komisi III, Agus Setiyono, mengakui jika pelaksanaan lelang proyek, baik dengan pagu anggaran kecil hingga besar tak luput dari titipan dari tokoh yang memiliki pengaruh di pemerintahan Kota Salatiga. Dampaknya, proses lelang berjalan tidak fair dan umumnya pelaksanaan proyek menyimpang dari perencanaan.

Politisi dari Golkar ini bahkan berani menyatakan bahwa proyek-proyek penunjukan langsung (PL) yang nilainya di bawah Rp 50 juta sekitar 80 persen menyimpang dari bestek.

“Hampir semua proyek PL bermasalah. Seperti tidak sesuai gambar, pondasi yang seharusnya ketebalannya 30 sentimeter dibuat hanya 20 sentimeter kemudian ukuran saluran air yang tidak sesuai perencanaan,” ungkapnya, ketika ditemui Espos di gedungan Dewan, Rabu (15/9).

Hal senada diungkapkan anggota Komisi III lainnya, Suniprat. Ia berpendapat ada kecenderungan dari eksekutif dalam merencanakan sebuah proyek tidak dilakukan secara komprehensif. Kondisi ini akhirnya memunculkan adanya proyek-proyek selanjutnya yang terkait dengan proyek sebelumnya.

“Kesannya hanya kepentingan mencari proyek, bukan kepentingan masyarakat yang didahulukan,” ketus politisi PDIP ini.

kha

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…