Rabu, 15 September 2010 20:04 WIB News Share :

Komisi III Diminta Percepat Bahas Calon Pimpinan KPK

Jakarta– Pimpinan DPR meminta Komisi III segera membahas pemilihan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu menjadi salah satu agenda prioritas DPR saat ini.

“Itu salah satu jadi prioritas kita,” kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Rabu (15/9).

Sebelumnya, panitia seleksi pimpinan KPK telah menghasilkan dua nama yang akan mengikuti tes uji kelayakaan dan kepatutan di DPR. Mereka adalah ketua KY nonaktif Busyro Muqqodas dan advokat Bambang Widjojanto. Kedua nama ini telah diserahkan langsung oleh Pansel ke Presiden SBY beberapa waktu lalu.

Pramono mengatakan, karena ini begitu prioritas, dia berharap dalam dua sampai tiga minggu ke depan Komisi III segera utamakan soal pencalonan ini.

“Kita harap 2 sampai 3 minggu ke depan bisa selesai di Komisi III,” ujarnya.

Terkait hasil pansel tersebut, Pram juga mengaku belum menerima datanya. Namun begitu sampai di tangannya, dia meminta untuk segera di lakukan pembahasan di komisi terkait.

“Kalau suratnya, saya belum terima tapi nanti di cek lagi,” imbuhnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi pada Ketua Komisi III Bennya K Harman, mengaku Komisi III hingga saat ini belum mengagendakan pembahasan soal calon pimpinan KPK tersebut. Benny mengatakan, Komisi III baru akan merapatkan soal jadwal tersebut minggu depan.

“Belum ada jadwal itu, belum kita agendakan,” kata Benny.

“Mungkin minggu depan kita baru mengagendakan jadwal-jadwal. Selain soal KPK juga yang jelas soal rapat kerja dengan Kapolri dan Jaksa Agung,” jelasnya.


dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…