Rabu, 15 September 2010 15:37 WIB Hukum Share :

Ketua FPI Bekasi juga tersangka insiden HKBP

Jakarta–Polisi menetapkan Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Bekasi, Murhali Barda, sebagai tersangka ke-10 kasus penusukan jemaat HKBP.

“Ketua DPW FPI Bekasi peningkatan statusnya menjadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar, Rabu (15/9).

Boy mengatakan, Murhali diduga melakukan penghasutan dan provokasi. Murhali dijerat pasal 160, 170, 35, 335 jo pasal 59 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun penjara.

Selasa (14/9) sore, Murhali berinisiatif mendatangi Polda Metro Jaya untuk minta diperiksa. Dia datang bersama pengurus FPI bidang hukum, Munarman.

Selain Murhali, tersangka lain yaitu AF sebagai koordinator, lalu DTS, NN, KN, HK, HDN, PN, KA, dan ISM. Polisi menyebut mereka bukan anggota FPI.

Motif penusukan diduga karena warga kesal parkiran jemaat HKBP sering membuat macet lingkungan. Kekesalan bertambah saat jemaat HKBP konvoi dari rumah bekas kebaktian menuju ke lapangan kosong untuk kebaktian yang baru.

dtc/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…