Selasa, 14 September 2010 13:27 WIB News Share :

SBY
Tak dibenarkan merusak rumah ibadah agama apa pun

Jakarta--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggarisbawahi 4 hal untuk diperhatikan masyarakat Indonesia. Salah satunya, ditegaskan SBY, tidak dibenarkan merusak rumah ibadah agama apa pun.

“Dalam kaitan ini saya menggarisbawahi pikiran apalagi tindakan untuk merusak, membakar kitab-kitab suci agama mana pun tidak dibenarkan. Merusak, membakar rumah-rumah ibadah agama apa pun juga tidak dibenarkan, termasuk tindakan fisik kekerasan kepada umat agama apa pun. Terutama yang saya garis bawahi adalah yang terjadi di negeri kita sendiri,” ujar Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/9).

SBY juga mengimbau agar jangan ada intervensi dari pihak mana pun yang justru menimbulkan masalah baru, memperuncing keadaan, mengadu hingga membuat masalah tersebut berkepanjangan dan makin meluas.

“Gunakan nurani masing-masing, jangan ada di antara kita yang berpikiran lain kecuali pikiran yang sehat untuk menjaga harmoni, hubungan baik dan kerukunan di antara kita semua, termasuk antar umat beragama,” imbuh SBY.

SBY juga berharap semua pihak untuk terus mengelola hubungan antar umat beragama dengan sebaik-baiknya, karena masalah agama adalah masalah sensitif. Sudah ada UUD, UU dan peraturan lainnya yang menjamin kebebasan menjalankan ibadah agama masing-masing.

“Dalam semangat itu kalau ada masalah-masalah tetaplah dicarikan solusinya dengan bijak. Jadi maksud saya ada aturan tapi diperlukan lagi kearifan lokal dan cara-cara yang jernih untuk mengatasi masalah manakala masalah itu timbul,” tegasnya.

Terakhir, SBY mengajak Pemerintah Daerah di Bekasi dan Jawa Barat untuk berperan dalam mencari solusi dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…