Selasa, 14 September 2010 00:03 WIB Sukoharjo Share :

Jagal Kartasura, pemeriksaan saksi diintensifkan setelah Lebaran

Sukoharjo (Espos)–Polres Sukoharjo akan berusaha tidak memperpanjang lagi masa penahanan tersangka pembunuhan berantai, Yulianto setelah masa penahanannya dipanjangan 40 hari.

Itu berarti, Polres segera melimpahkan berita acara pidana (BAP) Yulianto ke kejaksaan paling lambat 40 hari ke depan. Saat dihubungi Espos, Senin (13/9), Kapolres Sukoharjo, AKBP Suharyono menyatakan bahwa masa penahanan Yulianto masih bisa kembali diperpanjang. Namun, setelah berkas-berkas kasus tersebut lengkap, pihaknya akan melimpahkan ke kejaksaan secepat mungkin.

Polres menargetkan BAP Yulianto diserahkan setelah Idul Fitri. Namun, Kapolres tidak menyatakan secara rinci waktunya. “Jadwal penyerahan  BAP setelah Idul Fitri. Dengan adanya penambahan masa penahanan kali ini, masih ada waktu untuk melengkapi berkas-berkas itu,” jelas Suharyono.

Penyempurnaan BAP Yulianto, salah satunya dengan cara mengembangkan dan memperdalam keterangan dari para saksi. Sepekan seusai Lebaran, Polres Sukoharjo berniat kembali mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi. Salah satunya kepada adik korban Siti Rusmini yang berinisial Y.

“Berapa jumlah saksi yang akan kembali diperiksa belum ditentukan. Begitu juga dengan waktu pemeriksaan. Kemungkinan sepekan setelah Lebaran, sudah ada yang dipanggil. Karena kalau waktu ini, masih memberi hak kepada mereka (para saksi-saksi-red) untuk bersama keluarganya pada saat Lebaran,” terang Kapolres.

Dihubungi secara terpisah, salah satu pengacara Yulianto, Sutarto menilai masih terlalu dini untuk membicarakan langkah apa saja yang bakal dia tempuh untuk meringankan beban tersangka. Pasalnya, BAP dari kepolisian belum diserahkan kepada kejaksaan.

“Setelah pemeriksaan, kemudian pemberkasan, juga masih perlu rekontruksi dulu. Jadi terlalu dini kalau membicarakan pembelaan. Karena kami juga perlu melihat pembelaan dari kejaksaan bagaimana,” tukas Sutarto.

Pengacara Yulianto tersebut berencana akan menemui kembali kliennya Rabu (15/9). Sutarto yang baru sekali bertemu dengan Yulianto itu menilai selama ini Yulianto bersikap cukup terbuka dan kooperatif.

hkt

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…