Selasa, 14 September 2010 17:59 WIB Sragen Share :

Dishukominfo Sragen berlakukan syarat ketat bagi bus

Sragen (Espos)--Pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sragen memberlakukan persyaratan ketat bagi bus yang hendak berjalan. Lantaran syarat ketat itu, Senin (13/9) satu bus urung berangkat dari Terminal Gemolong.

Berdasarkan data dari pengelola Terminal Gemolong, pada Senin, 35 bus masuk ke terminal. Sebanyak 30 bus di antaranya berangkat, dan empat bus lain bermalam di terminal. Sedangkan satu bus dilarang berangkat lantaran izin Kir bus tersebut mati. “Kami memang memberlakukan syarat ketat. Kalau bus tidak layak jalan, ya kami larang. Kemarin (Senin-red), ada satu bus yang dilarang jalan karena izin Kir-nya ternyata sudah mati,” papar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Gemolong, Dishubkominfo Sragen, Endro Roesmanto, saat dijumpai <I>Espos<I>, di lokasi setempat, Selasa (14/9).

Terkait hal itu, Endro mengingatkan awak bus agar mempersiapkan armadanya dengan baik, termasuk melengkapi administrasi, sebelum bus akan diberangkatkan mengangkut penumpang. Jangan sampai, dia menegaskan, terjadi kendala di lapangan karena kondisi bus yang sejak awal tak layak jalan. Menurut Endro, yang terjadi selama ini kondisi bus-bus reguler kadang tak layak jalan, sehingga pengelola bus akhirnya mengelurkan bus pariwisata.

Sementara itu, Selasa ini, pengelola bus mulai memberangkatkan bus pariwisata dengan izin insidental menyusul membeludaknya penumpang. Endro mengaku pada Selasa siang telah mengeluarkan dua izin insidental bagi bus yang akan membawa penumpang Selasa sore.

“Hari ini sudah ada dua, mungkin besok bisa tambah lagi. Tampaknya arus balik untuk bus memang belum mencapai puncak. Mungkin baru Jumat (17/9) nanti,” imbuh dia.

tsa

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…