Selasa, 14 September 2010 21:37 WIB Solo Share :

306 siswa MA peroleh bantuan

Solo (Espos)--Sebanyak 306 siswa Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Solo atau sekolah setingkat SMA diusulkan mendapat bantuan beasiswa siswa miskin dari Kementerian Agama pusat. Bantuan ini merupakan program pemerintah yang telah berjalan sejak tahun 2005. Kepala Seksi Majelis Pendidikan Kementerian Agama Kota Solo, Ahmad Nasirin menyampaikan hal tersebut saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (14/9).

“Tahun 2010 ini beasiswa untuk siswa miskin memang baru dalam tahap pengusulan,” tuturnya. Ahmad memaparkan sejumlah siswa MA tersebut berasal dari enam MA yang berada di Kota Solo. Keenam sekolah tersebut terdiri dari dua MAN dan empat MA swasta yaitu MAN 1, MAN 2, MA Al Islam, MA Muallimin Muhammadiyah, MA Al Kahfi dan MA Al Abidin.

Besarnya dana bantuan yang diberikan kepada para siswa yang kurang mampu itu senilai Rp 760.000. Beasiswa siswa miskin ini diberikan kepada masing-masing siswa setiap tahunnya.  Lebih lanjut Ahmad menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu siswa yang bersangkutan diusulkan oleh madrasah, dilampiri surat rekomendasi atau surat keterangan miskin dari tempat tinggal dan surat keputusan (SK) madrasah terkait.

“Beasiswa ini memang diprioritaskan untuk siswa kelas XII Madrasah Aliyah,” tambah Ahmad. Sementara untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) belum diusulkan. Sebab menurutnya siswa-siswa pada tingkat pendidikan dasar tersebut masih bisa mengandalkan bantuan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pemberian beasiswa ini memang bertujuan membantu anak-anak jangan sampai putus sekolah.

“Tentu saja akan sangat membantu anak-anak yang kurang mampu. Jadi mereka tak perlu pusing memikirkan biaya sekolah lagi. Mereka cukup belajar dengan baik,” terang Ahmad.
Sementara itu, untuk penyaluran bantuan beasiswa siswa miskin ini langsung diberikan kepada siswa melalui sekolah. Pencairan dana ini dilakukan per semester. Ahmad mengatakan bantuan untuk tahun 2010 kemungkinan akan turun sekitar bulan Oktober atau November mendatang.

Kuota siswa yang ditetapkan untuk menerima bantuan melihat kondisi sekolah. Diakui Ahmad, bantuan semacam ini belum merata. Namun pihaknya berharap pendistribusian bantuan ini tepat sasaran tentunya dengan jumlah yang pasti juga.

Kota Solo sendiri terbilang sedikit dalam hal jumlah siswa yang menerima beasiswa ini. Sementara untuk Provinsi Jawa Tengah, jumlah terbanyak di Kabupaten Pati dengan 3.157 siswa. “Maklum, di daerah itu banyak MA nya,” pungkas Ahmad.

m90

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…