Senin, 13 September 2010 15:00 WIB Tekno Share :

Terungkap, rahasia mumi 2.500 tahun

Jakarta-– Berkat ilmu pengetahuan modern, mumi Mesir berusia 2.500 tahun itu akhirnya dapat teridentifikasi. Ia ternyata adalah pria berusia 45-55 tahun dengan tinggi sekitar 1,8 meter.

Seniman federal Beureu of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosive (ATF) bekerja sama dengan ahli jantung Kansas dan kurator Nelson-Atkins, untuk menganalisis secara ilmiah karakteristik fisik mumi yang bernama bernama Ka-i-nefer itu.

Dalam kolaborasi yang tidak biasa ini, Sharon Whitaker dan Robert “Randy” Strode dari ATF berkutat selama hampir tiga bulan. Mereka menggunakan program komputer canggih yang dikenal sebagai Electronic Facial Identification Technique (EFIT) Program.

Robert Cohon, kurator seni kuno Nelson-Atkins mengatakan kepuasannya dengan hasil kerja agen ATF atas informasi umum tentang mumi itu. Melalui ilmu pengetahuan modern, kelompok ini menetapkan Ka-i-nefer adalah pria berusia 45-55 tahun dengan tinggi sekitar 5 kaki 5 inci (1,8 meter) dan ukuran sepatu 7.

Mumi ini merupakan bagian dari galeri Mesir baru yang dibuka pada Mei di Musium Nelson-Atkins of Art.

“Citra ATF memperkuat kedekatan pria yang hidup ribuan tahun yang lalu di Mesir kuno ini,” kata Cohon.

Kenneth Melson dari ATF mengatakan, misi ATF melibatkan banyak kasus kriminan unik dan menarik di seluruh dunia. “Para peneliti forensik pun telah bersama-sama memecahkan misteri anonimitas dari mumi 2.500 tahun ini.”

inilah/rif

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…