Senin, 13 September 2010 08:50 WIB Internasional Share :

Terancam PHK, tukang Pos Belanda unjuk rasa

Rotterdam–Terancam PHK massal, sekitar 150 orang petugas pengantar pos dari seluruh Negeri Belanda melakukan unjuk rasa. Anggota parlemen menyemangati untuk menentang rencana PHK itu.

Massa tukang pos kompak turun ke jalan dan memusatkan aksi mereka di Plein 1940, Rotterdam. Suasana unjuk rasa berlangsung cukup ramah. Beberapa membentangkan spanduk Red de Postbode (Selamatkan Petugas Pos).

Anggota parlemen dari partai sosialis SP, Sharon Gesthuizen, ikut menyampaikan orasi dan menyeru para tukang pos agar menentang PHK dan melakukan aksi. Para tukang pos hiruk-pikuk menjawab seruan itu sambil membunyikan terompet.

Ketua Fraksi SP, Emile Roemer, juga ikut turun sebagai solidaritas dengan para tukang pos. “Tidak hanya 15.000 tukang pos terkena, tetapi juga sejumlah sama keluarga mereka,” ujar Roemer, dikutip NRC Handelsblad, Minggu (12/9).

Menurut Roemer, TNT tidak layak menyandang gambar mahkota pada logo perusahaannya.

Seusai aksi unjuk rasa yang memakan waktu sekitar satu jam, massa tukang pos berpawai menuju Kantor Pos Lama pada jalan Coolsingel, Rotteram.

Sebelumnya sekitar seribu tukang pos telah berkumpul di Nieuwegein, menghadiri rapat aksi serikat pekerja. Mereka menunjukkan sikap pantang menyerah pada PHK massal di TNT, yang semakin mendekat.

dtc/rif

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…