Senin, 13 September 2010 09:17 WIB News Share :

Ratusan fosil purba di kudus lapuk

Kudus–Ratusan benda fosil purba atau sekitar 20 persen dari 1.100 fosil hasil temuan di kawasan Situs Patiayam, di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah, mulai lapuk karena belum tersedianya tempat penyimpanan benda bersejarah yang cukup baik.

“Mayoritas benda fosil purba yang ditemukan berusia geologis antara 700 ribu hingga 1,5 juta tahun yang lalu, sehingga benda-benda bersejarah tersebut mudah lapuk jika tidak disimpan di tempat khusus yang dilengkapi pengatur suhu ruangan,” kata Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Sancaka Dwi Supani, di Kudus, Senin (13/9).

Ia mengatakan, ratusan unit koleksi benda bersejarah tersebut disimpan di dua tempat berbeda, yakni di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus dan Balai Desa Terban setelah sebelumnya disimpan di rumah warga setempat.

Benda-benda bersejarah tersebut ditemukan dalam bentuk serpihan dan sebagian ada yang masih utuh yang merupakan temuan sejak tahun 2005 hingga sekarang. “Bahkan, puluhan tahun yang lalu juga ada temuan fosil berupa pecahan tengkorak manusia oleh ahli dari ITB,” ujarnya.

Jenis fosil purba yang ditemukan meliputi fosil fauna, seperti fosil Bofidae (sejenis kerbau / banteng / rusa / sapi) dan Elepansi (sejenis gajah purba) yang diperkirakan memiliki usia geologis antara 700 ribu hingga 1 juta tahun yang lalu.

Sedangkan penemuan fosil fauna lainnya, yakni Stegodon Trigonochepalus (gajah purba), Elephas Sp (juga sejenis gajah purba), Ceruss Zwaani dan Cervus Lydekkeri Martin (sejenis rusa), dan Rhinoceros Sondaicus (badak). Selain itu, ada Brachygnatus Dubois (babi), Felis Sp (macan), Bos Bubalus Palaeokarabau (sejenis kerbau), dan Bos Banteng alaeosondaicus, serta Crocodilus sp (buaya).

“Rencananya, akan dibuatkan museum khusus fosil purba. Tetapi, sampai saat ini belum bisa direalisasikan karena masih terkendala dana,” ujarnya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…