Senin, 13 September 2010 22:48 WIB Wonogiri Share :

Ditinggal ber-Lebaran, rumah dibobol pencuri

Wonogiri (Espos)–Sebuah rumah di Lingkungan Pencil RT 2/RW III Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Wonogiri, Senin (13/9) dibobol pencuri. Akibatnya, puluhan gram perhiasan raib.

Pemilik rumah, Gunanto, saat dihubungi Espos mengatakan sudah melaporkan peristiwa itu ke Polsekta Wonogiri. Dia mengungkapkan saat kejadian dirinya dan keluarganya sedang bepergian untuk bersilaturahmi ke rumah saudara-saudaranya di Sragen.

“Begitu pulang sekitar pukul 11.00 WIB tadi saya mendapati pintu depan rumah saya sudah tidak terkunci. Lalu saya masuk dan mendapati lemari sudah acak-acakan, perhiasan isteri saya sudah raib,” jelas Gunanto, yang sehari-hari bekerja sebagai pengacara sekaligus aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) tersebut.

Perhiasan tersebut, kata Gunanto, terdiri atas gelang seberat 26 gram, dua buah kalung permata dan cincin permata yang tidak dia ingat beratnya, serta kalung emas seberat 20 gram. Dengan asumsi harga emas Rp 300.000/gram, kerugian yang dialami Gunanto akibat kejadian itu berkisar Rp 15 juta-Rp 18 juta. Dia mengaku telah meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong selama beberapa hari untuk mengunjungi saudara di Sragen.

“Tetangga saya ada yang melihat empat orang mengendarai dua sepeda motor berboncengan. Rupa mereka tidak bisa terlihat karena mereka mengenakan jaket warna gelap dan helm yang menutup seluruh wajah,” kata Gunanto. Menurutnya, tetangganya itu tidak berani mendekat atau menegur empat orang itu karena takut mereka membawa senjata api atau senjata tajam. Gunanto berharap pihak kepolisian bisa melacak pencuri yang membobol rumahnya itu.

shs

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…