Minggu, 12 September 2010 23:31 WIB Ekonomi Share :

Ratusan penumpang Prameks tak terangkut

Solo (Espos)–Ratusan penumpang kereta api (KA) Prameks Solo-Jogja di Stasiun Purwosari, pada jam-jam tertentu sempat tidak terangkut lantaran penumpang membeludak dari arah Stasiun Jebres dan Solo Balapan, Minggu (12/9).

Terpaksa, mereka pun dialihkan dengan menggunakan KA Banyubiru, KA Madiun Jaya dan KA Prameks selanjutnya. Sementara itu, dari manajemen Daop VI Yogyakarta juga sempat melakukan penertiban terhadap penumpang Prameks, lantaran gerbong khusus wanita justru dipadati penumpang pria.

“Meskipun kondisinya penuh, tetapi harus konsisten. Sehingga, terpaksa penumpang pria yang rata-rata masih keluarga dengan penumpang wanita, tetap harus kami pisahkan atau ditukar dengan penumpang wanita yang ada di gerbong umum,” tutur Executive Vice President (EVP) Daop VI Yogyakarta, Noor Hamidi, saat ditemui Espos di Stasiun Solo Balapan, Minggu.

Noor menyampaikan, okupansi penumpang KA Prameks pada jam-jam tertentu, berpotensi mencapai 120% hingga 130%, baik dari arah Jogja maupun sebaliknya. “Tetapi, jika di rata-rata hari ini volume penumpang masih berkisar 94% dan volume penumpang kumulatif selama Lebaran baru berkisar 95%,” imbuhnya.

Per hari, pengguna jasa Prameks selama Lebaran bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 penumpang per hari. Jika dibandingkan hari-hari biasa yang hanya berkisar 6.000 penumpang per hari, angka ini naik signifikan.

Sementara itu, dari pantauan Espos di Stasiun Purwosari, dari 400-an calon penumpang Prameks yang akan berangkat ke Jogja pukul 09.00 WIB, hanya terangkut 50-an penumpang saja. “Sehingga, sisanya kami angkut dengan kereta selanjutnya, yakni Madiun Jaya, ada yang dengan Banyubiru dan ada pula dengan Prameks pukul 10.40 WIB,” tutur Staf Kepala Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana.

Ia menyampaikan, hingga pemberangkatan Prameks siang sekitar pukul 12.30 WIB, pengguna jasa Prameks dari Stasiun Purwosari membeludak hingga angka 1.890 penumpang.

haw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…