Minggu, 12 September 2010 13:59 WIB Hukum Share :

Mayat dua sejoli tewas di Bengawan Solo ditemukan

Bojonegoro–Setelah dua hari dilakukan pencarian, jazad Dawil Nur Sapodo ,21, warga Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro dan kekasihnya Eka Yuli Lestari ,19, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, Bojonegoro yang tenggelam dan hanyut di sungai Bengawan Solo akhirnya, Minggu (12/9) pagi tadi ditemukan.

Warga bersama Tim BPBD serta petugas Polsek Padangan kali pertama menemukan jazad Dawil 1,5 Km dari TKP jembatan Dengok Kecamatan Padangan setelah dilakukan penyisiran. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa terapung di sungai.

Demikian juga mayat Eka ditemukan didesa panjunan kecamatan Kalitidu. “Korban perempuan ditemukan cukup jauh dari lokasi. Sedangkan korban laki-laki ditemukan lebih dekat,” kata Kapolsek Padangan, AKP Usman.

Jarak lokasi kejadian dengan tempat penumuan jazad korban perempuan menurut Usman ada sekitar 25. “Kemungkinan korban terbawa arus Bengawan Solo yang sedang naik setelah hujan yang mengguyur sebagian kawasan Bojonegoro,” sambungnya.

Pihak keluarga yang mendapat kabar langsung menjemput korban untuk dibawa pulang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua sejoli itu tewas sesat setelah asyik bermain kembang api disekitar jembatan. Diperkirakan, mereka terperosok ke dalam jembatan yang memang sudah rusak dan banyak lubangnya.

Di lokasi kejadian Polisi menemukan dompet dan sepeda motor Vario bernopol B 6792 FNE milik korban. Barang-barang itu diduga milik korban dan  langsung diamankan sebegai barang bukti.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…