Minggu, 12 September 2010 18:55 WIB Solo Share :

Lelang pembangunan RSUD dilaksanakan pasca-Lebaran

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo optimistis pembangunan awal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ngipang, Kadipiro, selesai akhir tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara lelang terkait persiapan pembangunan RSUD itu akan dilaksanakan pasca-Lebaran ini. “Saya optimistis pembangunan tahap awal RSUD dapat selesai sesuai ketentuannya. Dan untuk penyelesaian totalnya, saya akan aktif menghadap pemerintah pusat agar mendukung pembangunan tersebut dengan bantuan dana. Saya dan Pak Wali (Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi)-red) akan aktif hingga RSUD resmi berdiri untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Solo,” ungkap Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), ketika ditemui wartawan di sela-sela open house di kediamannya, Jumat (10/9).

Rudy membenarkan dana senilai Rp 7 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembangunan fisik tahap awal RSUD. “Ya, pada akhirnya keputusannya dana akan dialokasikan untuk pembangunan fisik, bukan untuk alat kesehatan seperti yang direncanakan sebelumnya,” terang Rudy.

Rudy mengatakan tahapan lelang akan dimulai dengan pengumuman kepada publik tentang pelaksanaan lelang pembangunan RSUD tersebut. Rencananya, pengumuman akan dilakukan pasca-Lebaran ini. “Setelah Lebaran akan diumumkan tentang lelangnya,” tegas Rudy.

Seperti yang telah direncanakan, lelang akan menggunakan sistem lelang jangka pendek selama 18 hari. Sementara untuk masa pekerjaan diberikan dua bulan.

sry

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…