Minggu, 12 September 2010 11:32 WIB News Share :

Korban tewas di Kinarum jadi delapan orang

Jakarta– Korban tewas akibat air bandang yang terjadi di air terjun Sungai Kinarum, Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) bertambah. Tercatat total ada delapan orang tewas, dan 14 lainnya masih hilang.

“Umumnya korban anak sekolah, mereka sedang libur lebaran, berwisata,” kata warga sekitar lokasi, Edi Saputra ,58, Minggu (9/12).

Peristiwa air bandang ini terjadi pada Jumat (10/9) sore. Di lokasi itu memang banyak riam dan pusaran air. Lokasi persis kejadian berada di Sungai Kinarum di dekat Pasar Wirang, Haruwai, Tabalong, Kalsel.

“Petugas dari kepolisian dan SAR masih melakukan pencarian atas 14 orang itu,” terang Edi.

Di lokasi, Sungai Kinarom memang kerap terjadi air bandang. Namun tidak pernah sebesar yang terjadi pada Jumat lalu. Air bandang itu mengakibatkan remaja yang berada di sisi sungai dan sedang berenang tidak bisa menyelamatkan diri.

“Keluarga korban masih berada di lokasi menunggu pencarian, warga juga masih banyak. Korban yang meninggal sudah dibawa pulang keluarga,” tutupnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…