Minggu, 12 September 2010 08:29 WIB Sport Share :

Hercules si pembunuh raksasa

Catalan – Keputusan pelatih Barcelona Pep Guardiola membangkucadangkan pemain seperti Xavi, Pedro, Sergio Busquets, dan Carles Puyol tampaknya harus dibayar mahal.

Bertanding di tengah cuaca cerah dengan sinar matahari menyirami ibukota Catalan, Barcelona menguasai di awal pertandingan. Penyerang Bojan Krkic pun mendapat peluang untuk mencetak gol pada menit ke-10. Namun, peluang tersebut belum menghasilkan gol.

Atmosfer festival Hari Kemerdekaan Catalunya pun rusak ketika Valdez melepaskan tendangan lambung di atas kepala kiper Barcelona Victor Valdes pada menit ke-27.

Guardiola akhirnya menurunkan Xavi dan Pedro di babak kedua. Tetapi Hercules mampu menggandakan keunggulannya melalui Valdez, yang bergabung ke Hercules dari klub Liga Jerman Borussia Dortmund. Valdez menyambut umpan silang Tiago Gomes.

Messi, Villa, Pedro, dan Gerard Pique langsung membombardir pertahanan Hercules. Namun kiper Hercules Juan Calatayud tampil gemilang membendung serangan pemain Barcelona.

Bagi pemain Barcelona Javier Mascherano, itu merupakan hari yang pahit untuk dikenang. Sebab, di laga perdana membela Barcelona setelah dibeli dari Liverpool, Mascherano membuat pelanggaran yang berujung pada gol pertama Hercules.

Menanggapi kekalahan tersebut, gelandang Barcelona Iniesta mengatakan, “Tim kami berupaya keras, kami tidak bisa berbuat lebih dari itu.”

Iniesta mengatakan para rekan setimnya akan berupaya bangkit pada pertandingan Liga Champions melawan Panathinaikos, Selasa (14/9). (Tempointeraktif)

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…