Sabtu, 11 September 2010 15:45 WIB Solo Share :

Monorail, primadona baru di THR Sriwedari

Solo (Espos)–Hari kedua Lebaran masyarakat Solo menyerbu sejumlah tempat rekreasi. Salah satu favorit warga yaitu Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari Solo, Sabtu (11/9). Terlebih ada wahana baru yakni monorail. Wahana ini menjadi primadona di THR Sriwedari saat ini.

Terlihat para pengunjung antre untuk menaiki wahana yang baru di launching pekan lalu itu. Menurut pimpinan THR Sriwedari, Putu Sukiada, saat ramai diperkirakan mampu menjual tiket monorail ini 600 lembar/hari. Dengan harga tiket Rp6.000/ satu putaran, warga dapat menikmati pemandangan THR dari atas ketinggian sekitar 2,5 meter.

“Paling favorit sekarang, bersaing dengan wahana sebelumnya bom-bom
car yang saat ini masih laris,” katanya saat ditemui Espos di lokasi. Lebih lanjut ia mengatakan, selama dua hari terakhir, pengunjung THR sekitar 3.000 orang. “Ini aman untuk dinaiki orang dewasa. Sudah dicoba dengan beban yang maksimal, ini sangat kuat,” tambahnya.

Salah satu warga asal Sukoharjo, Kasno, 38, mengaku penasaran dengan
wahana baru itu. “Ingin mencoba hal baru, lagi pula anak-anak juga ingin naik,” katanya. Seusai naik, ia merasa kurang puas dengan monorail ini. “Satu putaran terlalu sebentar, padahal harga tiketnya lumayan,” katanya. Ia berharap pihak pengelola mempertimbangkan usulannya tersebut.

Pengunjung lainnya asal Solo, Bram, 25, mengaku senang dengan adanya
wahana wisata ini. “Lumayan, anak senang,” katanya. Ia pun menuturkan
keraguan dari sistem pengamanan. “Agak takut juga sih, soalnya tadi
goyang-goyang, untung jalannya pelan-pelan,” katanya.

m86

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…