Jumat, 10 September 2010 14:26 WIB Tak Berkategori Share :

Warga Pajang gelar silaturahmi unik

Solo (Espos)–Cara unik halal bi halal dilakukan warga di Kampung Karangturi RW VII Kelurahan Pajang, Laweyan, Jumat (10/9) pagi. Usai menggelar salat id di halaman masjid Al Furqon, ratusan warga berkumpul di lokasi tersebut dengan membawa makanan dari rumah.

Makanan tersebut ditempatkan di meja panjang  di jalan antara masjid dan gereja setempat. Puluhan jenis makanan, buah-buahan dan minuman sumbangan warga tersaji, seperti  buah pisang, pear, semangka. Ada pula makanan ringan seperti biskuit, kue kering, kue lapis, agar-agar serta minuman sirup.

Meja sepanjang lebih dari 15 meter itu kemudian dikelilingi warga yang kemudian mengular untuk saling bersalam-salaman. Usai bersalaman, tanpa dikomando, warga segera menyerbu makanan itu. Hanya butuh waktu 10 menit aneka sajian itu ludes dimakan warga.

Menurut ketua RW VII, Sudiyanto, acara ini sudah menjadi tradisi tahunan warga Kampung Karangturi. “Ini cara warga untuk saling berbagi dan bersilaturahmi setelah Salat Id,” katanya. Makanan yang disajikan merupakan sedekah dari warga sekitar dan tidak ada paksaan. Sambil menyantap hidangan, warga terlihat asik bercengrama stu sama lain.

Sebelum acara, sejumlah tokoh dari agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha mengucapkan ikrar saling memaafkan dan saling menghormati antaragama. “Meski di seberang masjid ada gereja, namun kehidupan warga yang multi agama di sini sangat rukun dan saling menghormati. Tidak ada hal buruk yang terjadi, kami menjaga kerukunan umat beragama,” katanya.

Warga yang beragama Kristen jug ikut berkumpul. Robert, 35, mengaku bersama keluarga selalu ikut acara silaturahmi ini saban tahun. “Tidak ada perbedaan, meski agamanya berbeda, namun di sini satu keluarga, tidak membeda-bedakan,” katanya.

m86

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…