Jumat, 10 September 2010 15:00 WIB News Share :

TNI akan bina Kolonel Adji Suradji

Jakarta –– Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan akan melakukan pembinaan kepada Kolonel Penerbang Adji Suradji yang dinilai melakukan pelanggaran kode etik karena menulis opini di Harian Kompas yang mengkritik kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Baik di jajaran kehidupan TNI dan universal, tentu kita melakukan pembinaan lagi supaya ke depan tidak ada lagi pelanggaran displin dan tata tertib,” ujar Djoko seusai bersilaturahim Lebaran dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/9).

Djoko kembali menegaskan bahwa dalam tatanan militer secara universal, prajurit TNI menganut disiplin, hukum, dan tata tertib.

“Apa yang dilakukan oleh Kolonel Suradji tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.

Namun, Djoko mengatakan, apabila nantinya ada proses hukum terhadap Kolonel Adji Suradji bukan karena pelanggaran kode etik yang dilakukannya tetapi karena kasus lain.

Adji, lanjut dia, hanya diberikan teguran dan pembinaan karena pelanggaran kode etik mengkritik atasan.

“Dikandani (diperingatkan). Sing benar ini lho. Tentara ojo (jangan) ngeritik komandannya,” ujarnya.

Djoko mengatakan sampai saat ini pemeriksaan terhadap Adji Suradji belum dilakukan dan belum ditentukan sanksi yang akan dijatuhkan oleh TNI Angkatan Udara.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…