Kamis, 9 September 2010 23:28 WIB Solo Share :

Orari bagikan 249 kantong zakat fitrah

Solo (Espos)--Anggota Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) Solo membagikan 249 kantong zakat fitrah ke sopir becak yang masih bekerja di sejumlah ruas jalan di Kota Solo, Kamis (9/9) malam. Pembagian dilakukan oleh sejumlah anggota Orari dipimpin oleh ketua Orari Sumartono Hadinoto dengan mobil yang beriring-iringan keliling kota.

Pembagian beras berisi 2,5kg/kantong ini diawali di Jalan Bhayangkara, dilanjutkan ke Jalan Veteran, Gemblegan hingga Gading. Pembagian zakat berlanjut ke wilayah Jebres di antaranya  daerah panggung, Jalan IR Sutami, Jurug hingga Kerten dan berakhir di Jalan Rajiman.

Sumartono saat ditemui wartawan disela-sela acara mengatakan kegiatan ini sudah berlangsung rutin setiap tahun saat H-1 Lebaran. “Ini bentuk kepedulian anggota Orari kepada para sopir becak yang saat menjelang hari raya masih bekerja,” katanya.  Ia menilai, selama ini sopir becak kurang mendapat sasaran pembagian paket zakat fitrah. Sebagian besar zakat fitrah dibagikan ke warga sekitar. “Ini agar merata, tidak ada yang dobel,” tuturnya.

Salah satu sopir becak yang menerima, Sri, mengaku senang mendapat paket ini. Pria 45 tahun warga Panularan ini mengaku tetap bekerja saat malam takbiran untuk menambah uang saku saat Lebaran esok. “Biasanya ramai. Tapi sejak pagi baru dapat Rp15.000, syukur dapat tambahan beras,” katanya.

m86

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…