Kamis, 9 September 2010 13:21 WIB Hukum Share :

Dua orang tewas di Jalur Ngawi-Solo

Ngawi –– Dua orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas antara sebuah bus dengan kendaraan penggiling padi keliling (“huller”) di jalur mudik Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Sidowayah, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jatim, Kamis (9/9).

Korban tewas adalah dua dari tiga penumpang “huller”, yang diketahui bernama Tagiyo (40) dan Yani Sumarsono,35, warga Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar.

Keduanya tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan sopir “huller” Supardi, mengalami luka serius dan kini dirawat di RSUD Suroto, Ngawi.

Selain menewaskan dua orang, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kondisi “huller” hancur berkeping-keping, sementara bus hanya ringsek bagian depannya.

Sopir Bus Rosalia Indah, Sulaiman, mengatakan kecelakaan terjadi saat Bus Rosalia Indah bernomor polisi AD 1645 DA jurusan Purwokerto menuju Surabaya, melaju dari arah barat atau Solo. Sampai di lokasi kejadian sopir mengaku silau oleh cahaya lampu dari kendaraan di depannya.

“Karena silau dan tidak bisa melihat keberadaan `huller`. Akibatnya, bus langsung menabraknya,” ujar dia kepada wartawan.

Beruntung para penumpang bus tidak ada yang terluka. Secara umum, bus tidak mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hingga kini, Kepolisian Resor (Polres) Ngawi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut.

Jalur mudik Ngawi-Solo yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah ini dikenal rawan kecelakaan. Selain kondisi jalan yang sempit dan bergelombang, jalur ini juga banyak tikungan yang tajam.

Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi, menyatakan terdapat banyak “black spot” atau titik rawan kecelakaan di jalur ini. Titik rawan tersebut, di antaranya terdapat di sekitar wilayah Kedunggalar hingga Mantingan Ngawi.

“Para pemudik diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur ini. Guna meminimalisir kecelakaan lalu lintas, Polres Ngawi telah membangun pos pantau di sekitar lokasi rawan, yakni di Monumen Suryo yang terdapat di Kedunggalar,” kata Kanit Kecelaakaan Satlantas Polres Madiun Ipda Inggal.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…