Rabu, 8 September 2010 21:59 WIB Klaten Share :

Seorang pengamen terserempet KA di Delanggu

Klaten (Espos)–Seorang pengamen, Rika Esa, 28, warga Depok Sawahan, Jakarta Timur terserempet kereta api (KA) Mutiara Selatan jurusan Solo-Bandung di dekat Stasiun KA Delanggu, Rabu (8/9), sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibatnya, perempuan berpakaian kumal itu menderita patah kedua tangan dan dilarikan ke RSUP dr Seoradji Tirtonegoro Klaten. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Espos, kejadian itu berawal saat korban berjalan di tepi rel. Korban tak bergeming meskipun dari arah selatan muncul KA Mutiara Selatan dengan kecepatan sedang. Saksi mata, Rutimin, 56, warga Dusun Pacaran, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, mengatakan, korban tak peduli meskipun warga sudah meneriakinya supaya minggir. “Dia (korban) terus berjalan sehingga tersambar KA dan tubuhnya terlempar,” papar dia.

Warga di sekitar lokasi kejadian berdatangan ke lokasi korban yag terkapar. Semula, korban diduga tewas namun ternyata saat ditanyai masih bisa menjawab. Petugas Polsek Delanggu, dipimpin Kapolsek Delanggu, AKP Asep Supriyanto terjun ke TKP dan mengevakuai korban ke Puskesmas Delanggu. Karena lukanya cukup parah, korban lalu dirujuk ke RSUP.

rei

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…